Karunia Cinta

12 07 2007

 

Ya Rabb…Sang Pencipta Cinta dan Pemberi Rasa Cinta
Satukanlah hati kami dalam keridhaanMu
Satukanlah jiwa kami dalam ketaatan kepadaMu
Berikanlah keikhlasan di hati kami
Berikanlah kesabaran di hati kami

Ajarkanlah kami untuk saling menghormati
Ajarkanlah kami untuk saling mengerti
Ajarkanlah kami untuk saling menyayangi
Ajarkanlah kami untuk saling memahami
Ajarkanlah kami untuk saling mengingatkan dalam kebaikan

Bimbinglah kami untuk selalu berada di jalanMu
Bimbinglah kami untuk senantiasa mengingatMu
Bimbinglah kami untuk selalu bersyukur kepadaMu
Bimbinglah kami untuk senantiasa mengejar hidayahMu

Jadikanlah cinta ini selalu dalam naungan cintaMu
Bawalah cinta ini dalam indahnya KeAgunganMu
Karuniakanlah kami Surga CintaMu
Dalam ikatan suci keluarga sakinah

rose-biru-jpg.jpg


“Dua Hati Merangkai Kata “

-Sri Rahayu&Sigit Kurnia Putra-





Dua Jendela

12 07 2007

jendela.jpg


Ad
a dua jendela yang selalu kita buka untuk menjaga kesehatan. Pertama, tentu saja jendela di rumah, di setiap kamar dan ruangan yang berjendela. Bukalah jendela setiap pagi agar terjadi sirkulasi udara pagi yang sehat menggantikan udara di dalam rumah. Tak hanya itu, jendela yang terbuka juga memungkinkan masuknya sinar matahari dan menghangatkan seisi rumah.

Jendela yang senantiasa terbuka, membuat udara di dalam rumah terus berganti dan selalu segar. Itu memungkinkan seisi rumah terus menerus mendapatkan kesegaran karena ruangan tidak lembab dan terlihat lebih cerah. Udara pagi mengalirkan kesejukkan, udara siang memberi kehangatan, dan semilir angin sore yang menembus celah-celah jendela menyajikan kelembutan senja.

Sebelum malam tiba, jendela pun harus ditutup kembali dengan membiarkan angin malam menerobos tipis di setiap himpitan jendela dan ventilasi rumah. Sekadar menjaga kehidupan terus berlangsung meski semua mata penghuni sudah terpejam.

Belum selesai…

Ada satu jendela lagi yang terus menerus dibuka setiap hari. Yakni jendela hati. Biarkan ia terus terbuka lebar agar menjadi terang dan menerima semua kebaikan kehidupan. Hati yang senantiasa terbuka memberi kesempatan dengki, iri, sirik, riya, angkuh, sombong, dan segala keburukan hati keluar menjauh dari dalam hati.

Jiwa yang tertutup hanya akan membuat segala penyakit betah bersemayam dan terus menggerogoti dinding-dindingnya. Sekuat apa pun dinding jiwa itu, semakin lama akan terkikis habis sehingga tak mampu menjalankan perannya untuk menyaring dzat baik atau buruk untuk sang jiwa. Atau boleh jadi, tertutupnya jendela hati menyebabkan menebalnya karat di dinding hati sehingga lama kelamaan hati ini membatu.

Jika jendela rumah kita harus ditutup setiap malam menjelang. Jangan biarkan jendela hati tertutup. Biarkan ia terbuka terus menerus tanpa perlu menguncinya rapat-rapat. Tak peduli pagi, siang, maupun malam hari, teruslah membuka hati agar sesiapa pun yang bertamu ke dalam hati Anda merasakan ketentraman dan kedamaian.

Dengan selalu membuka semua jendela di hati, pikiran jernih, sikap bersih, tindakan pun terarah. Dari hati yang senantiasa terbuka, segala apa pun yang terserap ke dalamnya akan bermakna kebaikan. Bahkan sebuah kritik pedas pun akan terasa manis. Semoga.

Sumber : BG





Kasih Sayang

12 07 2007

kupu2.gif

“Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang isterinya
(dengan kasih & sayang) dan isterinya juga memandang suaminya
(dengan kasih & sayang), maka Allah akan memandang keduanya
dengan pandangan kasih & sayang.
Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya
(dengan kasih & sayang) maka berjatuhanlah
dosa-dosa dari segala jemari keduanya”

(HR. Abu Sa’id)






Nasihat Untuk Calon Suami-Istri

12 07 2007

Nasihat ini mengajarkan pada calon suami-istri untuk bisa mempelajari kenyataan hidup bahwa kebahagiaan bahtera rumah tangga hanya bisa digapai dengan pergaulan yang baik dan lemah lembut antar keduanya. Pergaulan yang baik akan mampu menghantarkan pasangan suami intri kepada masa – masa bahagia dan kehidupan yang menyenangkan.

Nasihat Untuk Calon Istri

Jagalah kemuliaanmu. Jangan pernah kamu menyakiti ayah dan ibumu. Bila kau menikah, maka hormatilah suamimu dan hargailah ucapannya. Jaga kehormatan suamimu karena engkau adalah laksana pakaian baginya yang mampu menampakkan kebaikannya dan menutupi kekurangannya. Pergunakanlah waktu kedatangannya dari pekerjaannya. Jadilah kau orang yang menyenangkannya dengan senyum dan kasih sayangmu padanya. Jangan pernah kau durhaka pada suami dalam keadaan apapun, khususnya di saat ia sedang dalam kondisi sulit. Ingatlah, wanita dikatakan sebagai golongan yang paling mudah mendapatkan surga sekaligus paling mudah mendapatkan bagian neraka. Mudah baginya memasuki surga karena dia hanya perlu berbuat kebaikan dan taat kepada suaminya dan mudah baginya mendapat balasan neraka apabila ia mendurhakai dan menghina suaminya sendiri. Oleh karenanya, peluang inilah yang harus kau rebut dengan taat dan menghargai suamimu. Keras kepala dari kedua belah pihak hanya bisa diselesaikan dengan pemutusan hubungan suami isteri dan itu sangat tidak baik untukmu. Edifikasikan keluarganya dengan semua yang baik. Hormatilah ibunya dan ketahuilah bahwa ia tetap menjadi ibunya walau ia kini telah menjadi suamimu. Allah telah mewajibkan suamimu untuk tetap taat kepada ibunya dan mencintainya dengan tulus sebagaimana kelak anak keturunanmu pun diwajibkan hal yang sama terhadapmu. Hormati pula ayahnya dan jadikanlah ia laksana ayahmu.

Anak – anakmu adalah bagian dari tubuh dan darahmu. Jadikanlah prioritas utamamu untuk dapat merawat mereka dengan penuh kasih. Jadikanlah pula mereka generasi yang bahagia dan mencintai negerinya dan keluarganya. Engkau adalah ratu di rumahmu dan kau mengendalikan kerajaan kecil di rumahmu. Karenanya siapkanlah kemampuan hingga kau mampu menanggung amanat tersebut dan kaupun kelak mendapatkan keridhoan Ilahi.

Nasihat Untuk Calon Suami

Jadilah kau raja di rumahmu. Cintailah isterimu dengan tulus dan jadikanlah ia sebagai ratumu. Buat ia bangga menjadi permaisuri di kerajaanmu dengan berlandaskan cinta kasih dan ketaatan kepada Allah SWT. Berikanlah dirinya makanan yang cukup dan persembahkan untuknya beragam jenis pakaian. Belikan untuknya minyak wangi karena wanita menyukai minyak wangi. Buatlah dirinya bahagia selama kau hidup dan berilah nafkah yang baik dan halal untuk isteri dan anak – anakmu.

Sesungguhnya seorang istri laksana cermin bagi suaminya dan menjadi bukti akan apa yang diusahakannya dalam mencapai kebahagiaan ataupun kesengsaraan. Engkau adalah laksana pakaian baginya yang mampu menampakkan kecantikan diri dan pribadinya serta menutupi setiap kekurangannya. Jangan terlalu keras dalam rumah tanggamu karena isteri diciptakan dari tulang rusukmu, bagian dari dirimu. Tulang rusuk berada di tempat yang terlindung sehingga isterimu pun ada untuk kau lindungi. Sebagaimana tulang rusuk yang bengkok, berwasiatlah yang baik terhadap isterimu karena jika engkau keras dalam meluruskan maka ia akan patah dan jika engkau biarkan maka selamanya ia akan bengkok.

Read the rest of this entry »





Sekapur Sirih Tentang Nikah

12 07 2007

“ketika seseorang telah menikah, maka dia telah menyempurnakan separuh agama. Maka hendaklah dia bertakwa kepada Alloh dalam separuh yang tersisa”(HR.Baihaqi)

Dasar Pemikiran

Dari Al Qur��an dan Al Hadits :

  1. “Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur (24) : 32).
  2. “Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS. Adz Dzariyaat (51) : 49).
  3. �Maha Suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui�� (Qs. Yaa Siin (36) : 36).
  4. Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik (Qs. An Nahl (16) : 72).
  5. Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (Qs. Ar. Ruum (30) : 21).
  6. Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah ; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Qs. At Taubah (9) : 71).
  7. Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali. (Qs. An Nisaa (4) : 1).
  8. Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan reski yang melimpah (yaitu : Surga) (Qs. An Nuur (24) : 26).
  9. ..Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja..(Qs. An Nisaa’ (4) : 3).
  10. Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukminah apabila Allah dan RasulNya telah menetapkan suatu ketetapan akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sesungguhnya dia telah berbuat kesesatan yang nyata. (Qs. Al Ahzaab (33) : 36).
  11. Anjuran-anjuran Rasulullah untuk Menikah : Rasulullah SAW bersabda: “Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku !”(HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.).
  12. Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu : berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan menikah (HR. Tirmidzi).
  13. Dari Aisyah, “Nikahilah olehmu kaum wanita itu, maka sesungguhnya mereka akan mendatangkan harta (rezeki) bagi kamu�� (HR. Hakim dan Abu Dawud). 14. Jika ada manusia belum hidup bersama pasangannya, berarti hidupnya akan timpang dan tidak berjalan sesuai dengan ketetapan Allah SWT dan orang yang menikah berarti melengkapi agamanya, sabda Rasulullah SAW: “Barangsiapa diberi Allah seorang istri yang sholihah, sesungguhnya telah ditolong separoh agamanya. Dan hendaklah bertaqwa kepada Allah separoh lainnya.” (HR. Baihaqi). Read the rest of this entry »




Belajar Berhenti Mengeluh

12 07 2007

Wacana sederhana ini terinspirasi dari bagian epilog buku “Kado Pernikahan untuk Istriku” disana mengutip perjuangan dan kemuliaan Fatimah azZahra yang tiada pernah terlontar keluhan sedikitpun dari lisannya…Subhanallah….
-Sri Rahayu-

Tak jarang bibir ini mengucapkan hal-hal yang bersifat keluhan, keputusasaan, bahkan pertanyaan kepada Allah atas apa yang terjadi. Padahal, bila saja mata ini mau terbuka lebih lebar lagi, masih banyak saudara kita yang keadaannya lebih kurang dari yang kita miliki.

Astaghfirullah…

Kadang kita tak berhenti mengeluhkan tentang keadaan. Yang kita pikir, seharusnya kita bisa lebih baik dari ini. Hanya ucapan kekecewaan dan penyesalan yang ada. Memang, kita harus selalu ingin jadi lebih baik. Tapi bersyukur dengan apa yang ada juga sangat penting, karena tanpa rasa syukur itu hidup dijamin tidak akan bisa sambil tersenyum.

Setidaknya, kita pernah merasakan hal tersebut. Bahkan mungkin, pernah mengalami apa yang disebut kekecewaan, penyesalan, keterlambatan dalam mengerjakan suatu hal yang bila kita melakukan hal tersebut mungkin kita akan lebih baik dari sekarang, dan sebagainya.

Seberat apapun perasaan kecewa yang kita rasakan dalam hidup ini, janganlah pernah mengeluh. Mulai dari sekarang, camkan dalam diri agar kita bisa berhenti mengeluh. Karena sesungguhnya, mengeluh itu sama saja artinya dengan tidak mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Astaghfirullah…





Selalu Bersemangat

12 07 2007

Wacana sederhana ini saya sajikan sesuai moto hidup saya “Jangan Pantang Menyerah Meraih Yang Terbaik, Keep Fight and Keep Smile”. – Sri Rahayu-

Ada banyak hal yang mesti dijalani dalam kehidupan ini, sukses atau gagal, senang atau sedih, dan lain sebagainya. Dalam menyikap hal tersebut, kita harus terus menatap ke depan dan selalu berusaha menjadi yang terbaik. Ingat, yang terbaik. Masa lalu tinggallah masa lalu, dan selalu akan menjadi kenangan, hanya bagaimana mengolahnya agar menghasilkan buah yang manis di kemudian hari. Tak mungkin? Tidak ada yang tidak mungkin.

Kerap kali kita selalu berpikir dan berkeinginan untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, namun kadangkala keinginan itu tak mudah tercapai. Tapi meski begitu, penyesalan bukan dijadikan jalan akhirnya, karena kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan kegagalan itu langkah awal merubah diri kita untuk menjadi lebih tahu, lebih dewasa, serta lebih berhati-hati lagi dalam meyikapi tiap-tiap persoalan yang kita hadapi.

Nikmati saja hidup ini dan jalani apa adanya sembari berusaha untuk memberikan yang terbaik. Setelah itu, kembalikanlah semua urusan hanya kepada Allah semata, karena Dia lah yang menentukan hasil akhirnya. Kenalilah Allah di setiap saat, niscaya Allah juga akan mengenali kita. Janganlah kita bersikap lemah dan bersedih hati. Jangan takuti suatu kejadian yang belum tentu akan terjadi, karena rasa takut yang tak beralasan tak akan ada manfaatnya.

Sebagai hamba yang beriman, kita harus pantang menyerah tak kenal lelah, jangan biarkan kehidupan sementara ini sebagai landasan untuk keputusasaan dan patah semangat. Janganlah bebani diri untuk kehidupan sekejap ini, buang jauh-jauh keputusasaan, lalu dekatkan diri hanya kepada Allah SWT. Hanya dengan mengingat Allah, maka hati akan selalu menjadi tenteram. Oleh karena itu, tetaplah semangat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.